Tuesday, September 13, 2016
BERITAQQ - PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA SEGERA DI PERCEPAT
Pemerintah optimistisnya pembangunan kereta api cepat Jakarta - Bandung akan selesai dalam dua tahun. Pihak Pemerintahan meminta pemerintah Indonesia mendukung penuh pembangunan tersebut agar selesai tepat waktu.
"Sampai sekarang kami yakin bisa menyelesaikan kereta cepat Jakarta-Bandung pada 2019," kata Profesor Zhao Gotang, Deputy Chief Engineer China Railway Corporation dalam diskusi di kantor Kemenlu RRT di Beijing, langsung di Stasiun KA .
Pemerintah mendukung penuh pembangunan kereta api cepat dengan langsung mendatangkan ahlinya yang sukses membangun jalur Beijing-Tianjin sepanjang 130 km. Dalam proyek kerja sama kereta api cepat yang pembangunannya ada di bawah naungan PT Kereta Cepat Indonesia-China KCIC , Zhao memegang posisi sebagai Chief Engineer.
Perjalanan kereta sepanjang 130 km itu hanya ditempuh dalam waktu 30 menit. Kecepatan kereta yang pertama beroperasi pada 2008 itu bisa mencapai 306 km/jam. Jarak Beijing-Tianjin ini hampir sama dengan jarak kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 143 km. Penumpang hanya membayar 65,5 yuan atau Rp 129 ribu untuk kereta Beijing-Tianjin.
PT Kereta Cepat Indonesia-China KCIC adalah perusahaan patungan empat BUMN Indonesia yang terdiri dari PT Kereta Api Indonesia KAI, PT Wijaya Karya Wika, PTPN VIII, dan PT Jasa Marga. Keempat perusahaan BUMN ini tergabung dalam PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia. Sementara Tiongkok diwakili oleh China Railways.
Kerja sama business to business ini dengan porsi saham 60 persen Indonesia dan 40 persen Tiongkok. Salah satu yang akan mendukung pendanaan proyek ini adalah China Development Bank .
Pembangunan kereta cepat akan dimulai tidak dari ujung ke ujung, tetapi dari tengah. Rencananya, proyek kereta cepat tersebut akan dimulai dari Walini dan pinggiran Tol dan akan segera di resmikan oleh gubernur dan presiden secepatnya proyek tersebut .
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






No comments:
Post a Comment